Selamat datang disitus resmi Badan Perencanaan Daerah dan Penanaman Modal Kabupaten OKU Selatan - Sumatera Selatan
 
Juli 2014
M S S R K J S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
29
Selasa
Juli 2014
WIB
Hari ini : 56
Bulan ini : 3849
Tahun ini : 18112
Total Pengunjung : 57369
Pengunjung Online : 1 User
BERITA PILIHAN
keramba jaring apung
Diposting : 17 April 2013

MUARADUA – Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Dinas Perikanan dan Peternakan terus berupaya meningkatkan produksi ikan di OKU Selatan dengan mengembangkan sistem Keramba Jaring Apung (KJA) di sekitar perairan Danau Ranau. Sedikitanya ada enam unit keramba jaring apung dengan 48 Petak sudah dikembangkan di Perairan terbesar di OKU Selatan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Selatan Soliehien Abuasir SP MSi kemarin di ruang kerjanya mengatakan pihaknya terus berupaya mengembangkan budi daya ikan melalui Keramba Jaring Apung di Danau Ranau. “Saat ini sudah ada 6 unit KJA dengan 48 kotak dan sudah kita sebar sebanyak 48 ribu benih ikan jenis nila gift dan nila nirwana,” ujar Soliehien.

Dijelaskannya sebanyak 8 ribu diantaranya sudah cukup besar mencapai 3 ekor setiap kilonya. “Jumlah tersebut kita persiapkan untuk sebagai biang benih atau induknya sehingga bisa berkembang dengan pesat. Sementara sebanyak 40 ribu ekor yang kita biakkan diperkirakan siap panen pada bulan Juni mendatang dengan mengundang Bupati OKU Selatan saat panen raya nanti,” tukasnya.

Ditambahkannya dengan mengembangkan sistim Keramba Jaring Apung diharapkan dapat di tiru dan dikembangkan masyarakat sekitar sehingga bisa meningkatkan perekonomian keluarga. “Semakin banyak dikembangkan sistem Keramba Jaring Apung dapat menambah ekonomi keluarga dan bisa memenuhi kebutuhan gizi ikan di OKU Selatan,” tandasnya. (suk)

 

sumber : http://www.harianokuselatan.com

Bagaimana menurut anda website ini?
Sangat Bagus
Baik
Cukup
Butuh Perbaikan
Lihat Hasil
free counters

Lihat Komplek Perkantoran Bupati OKU Selatan di peta yang lebih besar